
Senang dan partisipatif adalah kata yang tepat menggambarkan situasi rekoleksi anak di wilayah Pangkalan, paroki Baciro pada hari Sabtu (19/4/2008). Acara dimulai pukul 16.30, diawali dengan lagu Happy Ya Ya Ya dan disusul gerak dan lagu Bapa Abraham yang dipimpin oleh mas Atek.
Jumlah peserta 30 anak dan dibagi dalam 4 kelompok. Di dalam kelompok tersebut peserta diajak mengingat dan menuliskan ajaran-ajaran Yesus yang dipraktekkan dalam hidup sehari-hari. Sebagai pemantik awal agar dinamika kelompok hidup para pendamping memainkan sebuah drama pendek yang bercerita mengenai hubungan keseharian kakak dan adik. Selain menuliskan, peserta membuat gambar yang dapat melukiskan pengalaman dengan Yesus dalam hidup sehari-hari. Dalam terang iman bacaan diambil dari Lukas 18:15-17 dan dipandu oleh mas Gun dan mas Tono. Acara diakhiri pukul 19.00.
Jumlah peserta 30 anak dan dibagi dalam 4 kelompok. Di dalam kelompok tersebut peserta diajak mengingat dan menuliskan ajaran-ajaran Yesus yang dipraktekkan dalam hidup sehari-hari. Sebagai pemantik awal agar dinamika kelompok hidup para pendamping memainkan sebuah drama pendek yang bercerita mengenai hubungan keseharian kakak dan adik. Selain menuliskan, peserta membuat gambar yang dapat melukiskan pengalaman dengan Yesus dalam hidup sehari-hari. Dalam terang iman bacaan diambil dari Lukas 18:15-17 dan dipandu oleh mas Gun dan mas Tono. Acara diakhiri pukul 19.00.
Acara ini adalah kali pertama Tim Kerja Rekoleksi Kemuridan mempraktekan hasil modul yang disusun pada tanggal 1-2 Maret lalu oleh Tim Pendamping Rekoleksi Anak-Remaja Komisi Karya Misioner Kevikepan DIY.
Ada kejadian menarik ketika tanda salib waktu doa pembukaan yaitu mas Patrick yang memimpin doa memakai tanda salib untuk remaja, tentu anak-anak pada bengong namun untungnya rekan-rekan pendamping yang lain segera merespon jadi seolah para pendamping mengenalkan nada baru dalam tanda salib. Kejadiannya memang tidak disengaja, entah grogi atau lupa, yach pendamping juga manusia.
